Senin, 01 Februari 2016

Hasil Tes MotoGP Sepang 2016,Hari Pertama : Untuk Sementara Yamaha M1 Ungguli Honda RC213V



Hasil Tes MotoGP Sepang 2016,Hari Pertama : Untuk Sementara Yamaha M1 Ungguli Honda RC213V



Berikut ini hasil tes MotoGP 2016 yang digelar di Sirkuit Sepang hari ini.
Awal baru di musim 2016, tim pabrikan Yamaha langsung menggebrak di hari pertama Tes Pra-Musim MotoGP Sepang Malaysia yang berlangsung hari ini. Kuda besi Yamaha YZR-M1 2016 untuk sementara mengungguli Honda RC213V.

Jorge Lorenzo, juara dunia MotoGP musim lalu sanggup membukukan catatan waktu tercepat 2 menit 0,684 detik. Lorenzo unggul 1,033 detik dari Valentino Rossi yang berada di posisi kedua.
Sementara itu posisi ketiga ditempati Dani Pedrosa dengan best time 2 menit 1,780 detik. Pembesut Honda RC213V ini terpaut 1,096 detik dari Lorenzo.




Lain lagi dengan Marc Marquez yang malah jauh tertinggal oleh pesaingnya di posisi 7 dengan GAP 1,594 detik.
Hampir semua tim di MotoGP sedang beradaptasi dengan regulasi single ECU dan peralihan ban dari Bridgestone ke Michelin. Sehingga apa yang dikembangkan oleh pabrikan MotoGP dianggap belum 100% final dan harus dicoba dulu oleh pembalapnya.

Seperti halnya Honda, squad Garpu Tala juga membawa beberapa unit YZR-M1 dengan spesifikasi yang berbeda. Salah satunya adalah M1 dengan posisi tangki bahan bakar di belakang.

Namun, Honda hanya membawa dua mesin baru RC213V dengan spesifikasi yang berbeda. Mesin baru itu digadang-gadang sudah tidak terlalu liar seperti musim lalu. Sebab keliaran mesin Honda dituding jadi penyebab ndlosornya Marquez.

Ducati sudah siap dengan Desmosedici GP16 dalam tes MotoGP Sepang hari ini. Prototipe GP16 digeber oleh Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso. Disamping itu, pabrikan Italia tersebut juga membawa Desmo GP15 spek lawas.

Beda cerita dengan ketiga pabrikan diatas, Suzuki membawa GSX-RR terbaru dengan seamless-shift gearbox. Sayangnya, piranti SSG Suzuki itu masih stage 1 yakni upshift saja. Sedangkan paket komplit SSG (upshift dan downshift) akan diuji coba di Tes MotoGP Phillip Island 2016.

Untuk lebih jelasnya berikut hasil lengkap tes MotoGP Sepang Hari ini .

Pos

Rider
Team
Fastest lap
Lead. Gap
Prev. Gap
Laps
1

Jorge Lorenzo
Movistar Yamaha
2:00.684


32 / 37
2

Valentino Rossi
Movistar Yamaha
2:01.717
1.033
1.033
52 / 55
3

Dani Pedrosa
Repsol Honda
2:01.780
1.096
0.063
23 / 34
4

Danilo Petrucci
Octo Pramac
2:01.811
1.127
0.031
29 / 43
5

Andrea Iannone
Ducati Team
2:01.912
1.228
0.101
33 / 49
6

Hector Barbera
Avintia Racing
2:02.002
1.318
0.090
54 / 59
7

Marc Marquez
Repsol Honda
2:02.278
1.594
0.276
32 / 50
8

Scott Redding
Octo Pramac
2:02.338
1.654
0.060
30 / 46
9

Aleix Espargaro
SUZUKI ECSTAR
2:02.539
1.855
0.201
22 / 42
10

Cal Crutchlow
LCR Honda
2:02.586
1.902
0.047
36 / 42
11

Maverick Vinales
SUZUKI ECSTAR
2:02.645
1.961
0.059
39 / 40
12

Pol Espargaro
Yamaha Tech 3
2:02.646
1.962
0.001
27 / 42
13

Andrea Dovizioso
Ducati Team
2:02.650
1.966
0.004
31 / 40
14

Yonny Hernandez
Aspar MotoGP
2:02.916
2.232
0.266
14 / 44
15

Bradley Smith
Yamaha Tech 3
2:03.026
2.342
0.110
54 / 55
16

Michele Pirro
Ducati Team
2:03.203
2.519
0.177
26 / 32
17

Loris Baz
Avintia Racing
2:03.204
2.520
0.001
57 / 58
18

Tito Rabat
Marc VDS
2:03.463
2.779
0.259
26 / 53
19

Eugene Laverty
Aspar MotoGP
2:03.565
2.881
0.102
20 / 27
20

Stefan Bradl
Aprilia Gresini
2:03.978
3.294
0.413
12 / 39
21

Alvaro Bautista
Aprilia Gresini
2:04.075
3.391
0.097
33 / 34

Memang terlalu cepat memperkirakan siapa juara di musim 2016 ini, akan kah the doctor membalaskan dendamnya karna kontroversi yang terjadi di musim 2015. Akankah Lorenzo mempu mempertahankan gelarnya di musim ini.

Bagaimana dengan kesempatan tim Ducati, Suzuki di musim ini, atau akan muncul kuda hitam baru dalam persaingan dimusim ini. Kita liat saja bagaimana kelanjutannya.

Jumat, 29 Januari 2016

BAGAIMANA NASIB SEPAK BOLA INDONESIA

 
 http://assets-a2.kompasiana.com/items/album/2016/01/06/pemerintah-dan-pssi-diminta-melebur-bersama-tim-ad-hoc-dbl-568c699112937324053c4e2a.jpg?t=o&v=760
 
 
 
 
SOLO - Persis Solo mendukung digelarnya Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI sebagai jalan terakhir untuk menyelamatkan sepak bola nasional. Suara KLB PSSI mengemuka karena konflik antara PSSI dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tidak kunjung mencair. Akibatnya, kompetisi tidak akan pernah digelar.    
”Itu ending-nya, tetap KLB. Kecuali, Menpora (Imam Nahrawi) mencabut pembekuan terhadap PSSI,” kata Direktur Utama PT Persis Solo Saestu (PSS), perusahaan pengelola Persis, Paulus Haryoto, Selasa (26/1).
 
Menurut Paulus, Menpora ingin ada perbaikan sepak bola nasional secara menyeluruh. Jika hal tersebut belum bisa dilakukan, maka kompetisi juga tidak akan berjalan, dan hanya diramaikan dengan turnamen-turnamen saja.
”Yang berhak menggelar kompetisi kan PSSI,” ujar dia.
 
Sejauh ini, mayoritas klub-klub Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama (DU), terlihat masih adem ayem. Baru beberapa saja, yang sudah berani menyuarakan KLB, di antaranya Persip Pekalongan, Persijap Jepara, dan PSIS Semarang.
 
Sebenarnya Mahesa Jenar ingin kongres tahunan digelar oleh PSSI, namun sejauh ini belum ada sinyal untuk menggelar agenda reguler tersebut. Pada momen tersebut, bisa menjadi ajang klub-klub untuk mengusulkan KLB, setelah satu musim tidak ada kompetisi.
 
Menurut pemerhati sepak bola Ferdinan Hindiarto, KLB adalah opsi kedua yang bisa dilakukan oleh anggota PSSI, jika LNM (La Nyala Matalitti) tidak mengundurkan diri. Opsi kedua bisa ditempuh jika pilihan pertama, yakni mundur dari jabatan, tidak dilakukan.


”Mundur dari jabatan, itu opsi yang sangat elegan, demi kepentingan banyak stakeholder sepak bola,” kata Ferdinan.
 
Mantan General Manager PSIS mengaku tidak habis pikir, kenapa banyak klub terlihat masih tenang-tenang saja, dalam kondisi seperti ini. Padahal sudah ada desakan dan usulan dari bawah, terkait wacana KLB untuk menyelamatkan sepak bola nasional.
 
”Apa mungkin harus menunggu peluang dulu, jika yang usul banyak nanti baru gabung? Karena memang harus memenuhi syarat 2/3 atau 50 % + 1dari jumlah voters,” tanya Ferdinan.  
 
Dosen di Unika Soegijapranata Semarang ini menuturkan, Menteri Pemuda dan Olahraga berharap wajah-wajah lama yang ada di PSSI dihilangkan, dan diganti dengan orang-orang yang baru.


”Baik fakta dan isu-isu negatif memang banyak menerapa pengurus-pengurus lama. Memang kepengurusan saat ini baru, tapi diisi oleh wajah lama,” paparnya.
 
Karenanya, pihaknya sangat berharap, alangkah lebih bijak, LNM mengundurkan diri dari jabatannya. ”Karena kalau adu  kekuatan terus-menerus, yang menang tetap Menpora, karena memiliki kewenangan yang kuat, untuk  mengeluarkan rekomendasi atau tidak,” kata dia.